• 6

    Jun

    Jangan Menerima Sponsor Seminggu Sebelum Acara

    Membuat acara itu gampang-gampang susah. Kalau ada sponsor itu pasti mudah dan pasti mengurangi beban khususnya dana. Tapi, banyak kok teman-teman yang kini berani mandiri tanpa harus sponsor. Acara bisa terlaksana tergantung keteguhan salah satu diantara orang-orang yang melaksanakannya. Tunggu dulu, saya punya cerita yang mungkin bisa saya bagi dan semoga bisa menjadi pembelajaran bersama. Ternyata saya benar bahwa menulis memiliki kekuatan yang sangat luar biasa. Ini terjadi dengan acara “Semarang Blogger Festival” bulan mei kemarin. Dimana sebelumnya, saya pernah menulis impian dan beberapa hal lainnya tentang Semarang menjadi kota Blogger. Entah itu stimulan atau rasa tanggung jawab dengan apa yang saya tulis, tapi percayalah semua itu menjadi satu keinginan yang kuat unt
    Read More
  • 7

    May

    Terimakasih Blogger

    Dotsemarang adalah komunitas yang memiliki tagline #blonek yakni blogger nekat. Dengan tagline tersebut, saya berharap bahwa semua undangan yang saya kirim ke semua komunitas blogger seluruh Indonesia mau datang ke Semarang. Ternyata, itu tidak mudah. Bukan masalah nggak berani, tapi terlalu banyak alasan. Blogger istilah bagi mereka yang menulis dalam blog. Kini, siapapun bisa ngeblog. Mau anak Sekolah, kuliah maupun pekerja. Lalu, apa bedanya mereka dengan saya? Apa bedanya selain saya blogger gratisan dengan mereka yang berbayar. Entahlah, dari sekian banyak undangan yang dikirim malah yang datang adalah blogger-blogger yang tidak saya pikirkan mungkin tidak akan datang. Mereka datang dengan semangat tanpa embel-embel gratisan. Ini persoalan saya lagi, ternyata kota Semarang adalah kot
    Read More
  • 7

    May

    Ini dia Wall Of Fame Yang Seharusnya Ada di #SemarBlogFest

    Ini akan jadi suatu hal yang menarik dalam event “Semarang Blogger Festival 2013″. Peserta yang datang melewati karpet merah kemudian disambut dengan kami yang sudah menggunakan pakaian jas. Lalu, mereka berfoto di sebuah wall of fame, layaknya selebritas yang menghiasai jagat dunia hiburan. Malam itu (2/5), meja tamu penuh memanjang sampai ke pintu. Pemandangan yang luar biasa bila mengingat event ini adalah kali pertama dibuat oleh kami, dotsemarang. Mereka tampak bahagia dan bersemangat meski mereka belum tahu saat masuk nantinya suasana begitu panas. Wajah rekan-rekan saya pun begitu. Mereka sangat total mengerjakan tugasnya masing-masing. Ah, inilah yang membuat saya bangga dengan mereka. Meski mereka bukan yang terbaik, tapi mereka adalah yang paling baik. Namun, saya ti
    Read More
  • 6

    May

    Red Carpet & Gagalnya Wall Of Fame

    Sukses itu relatif bagi mereka yang mampu dengan sungguh-sungguh mengerjakan sesuatu. Semua doa dan usaha tetap kita serahkan pada yang diatas. Jika Anda berhasil lepas dari kekurangan, itu bonus bagi anda. Tapi jika gagal, itu namanya pembelajaran. Sama halnya dengan Semarang Blogger Festival, tidak ada yang sempurna. Tugas saya di event ini adalah seksi acara untuk bagian luar. Pekerjaannya menghandle seluruh peserta yang datang dari luar kota termasuk ngambil barang-barang yang harus dibawa. Maklum, kebiasaan menjadi supir, seolah baru kali ini ada pemimpin yang rela harus duduk manis dibangku depan sambil nyetir. Untuk urusan koordinator acara, saya serahkan semua kepada mba Ismi dan kawan-kawan. Itu artinya, mereka bekerja di area acara *dalam. Disiplin, dan koordinator adalah kunci
    Read More
  • 6

    May

    Semarang Blogger Festival, Sukses!

    Akhirnya, kegugupan itu sirna juga. Rasa lelah yang mendera seolah terbayar dengan kerja keras seluruh tim. Terimakasih banyak buat kalian, guys! Tanpa kalian, acara ini hanyalah mimpi yang akan terbuang saat pagi hari. Rasa bangga menjadi blogger mungkin hanya ini bisa saya katakan. Bukan tulisan di buku atau bayaran selama menjadi blogger yang mampu membuat dada ini membusung. Tapi, event Semarang Blogger Festival ini yang jadi kebanggaan. Semarblogfest bukan saja menjadi kado untuk kota Semarang tapi juga bagi mereka, saya, dan kami bahwa kaum muda disini bisa berekspresi, berbagi dan bersilaturahmi. Intinya, merayakan kebahagiaan bersama-sama dan menjadi bagian sejarah di usia kota Lumpia ini yang menginjak tahun 466. Acara dari siang - malam Sungguh, ini adalah kali pertama saya atau
    Read More
  • 1

    May

    Saya (Bukan) EO

    Jadi EO atau Event organizer itu mudah lho. Tinggal ini dan itu sudah. Namun, bagi seorang blogger, ternyata ribet juga. Kalau disuruh milih, saya pasti akan lebih memilih nulis ketimbang ngeribetin diri sana sini. Hujan mengguyur begitu saja di siang hari waktu itu. Kebenaran, ada acara Semarang Youth Festival 2013. Acara yang intinya ngumpulin anak muda untuk memberikan apresiasi kepada mereka dan kota Lumpia. Siang itu juga, saya bersama rekan-rekan dotsemarang ambil bagian dari event tersebut dengan membuka booth. Gak banyak yang di promosiin kecuali banner yang ada tulisannya ini adalah dotsemarang. Saya tak menyangka waktu itu. Dibalik terik matahari yang begitu menyengat, tiba-tiba hujan mengguyur kota Semarang. Entah ini sengaja atau tidak, yang jelas ini merugikan banyak orang di
    Read More
- Next

Author

Search

Recent Post