• 4

    Aug

    #NgabuburitSMG, Sukses!!

    Bukan sebuah komunitas yang mempersatukan banyak orang, tapi sebuah event yang menyatukan kami semua. Selama ini saya mengeluh bagaimana menyatukan rekan-rekan kedalam komunitas yang pecah terberai-berai dikarenakan kesibukan masing-masing. Namun, kesempatan itu datang tanpa saya perhitungkan. Acara ngabubur-IT sukses digelar! Seperti apa cerita saya… Hari jumat (03/08), bukan saja hari yang sangat membahagiakan bagi saya, tapi juga hari yang sangat melelahkan, mendebarkan, takut dan grogi. Pengalaman membuat event banyak mengajarkan saya seperti apa pengaruh dari sebuah event. Yah, tekanan kali ini saya akui memang lebih tinggi daripada event-event sebelumnya. Lama nggak membuat event dan juga bobot event ini sendiri memang cukup menguras psikologi saya sendiri. Namun seiring wakt
    Read More
  • 1

    Aug

    2 Hari Menjelang Ngabubur IT

    Tak terasa waktu semakin menipis saja menjelang ngabubur IT. Jam demi jam terlewati, hari berganti tanpa takut tersakiti. Bahkan, tubuh ini menari-nari diatas kegelisahan menanti. Oh, janji.. seakan mendekati mati. Gorongtalo dan Bandung sukses ngelewati hari yang dinanti. Sekarang, pikiran ini tak sabar menanti mereka datang ke Semarang. Saya ingin Semarang bukan sekedar menjadi tempat penyelenggara dan kemudian sukses! Tapi memberi kesan kepada banyak orang bahwa Semarang adalah kota eksotis yang luar biasa. Ngomong-ngomong soal eksotis, beberapa hari lalu saya sharing bersama teman-teman Hysteria. Sebuah komunitas yang konon dulunya adalah kumpulan orang-orang kesenian yang ingin sekali membudayakan kearifan lokal khususnya kaum muda Semarang. Sekarang, Hysteria berubah menjadi sebua
    Read More
  • 29

    Jul

    6 Hari Menjelang Ngabubur-IT

    Jika ditanya tentang komunitas? Hmm.. seru..seru.. pokoknya bahagia deh bersama orang-orang yang dicintai. Orang-orang yang punya satu visi dan misi, mereka bukanlah teman, tapi seperti keluarga sendiri. Tapi, komunitas itu indah di awalnya, sama seperti PDKT dengan cewek, mati-matian ngejarnya, udah dapat.. Hmm Tinggal 6 hari lagi, waktu sisa yang dibutuhkan untuk persiapan acara ngabubur-IT. Di Makasar, acara perdana sukses dilaksanakan. Jadi iri sama daeng Ipul. Kerja rekan-rekan komunitas Angin Mamiri berhasil juga. Sekarang, tak ada beban rasanya. Beruntung bagi daeng Ipul, acara seperti ini udah biasa dilaksanakan. Dan mungkin cukup mudah dikerjakan. Kini kembali ke Semarang yang akan melaksanakan acara yang sama, ngabubur-IT. Yang belum tahu, acaranya hari jumat tanggal 3 Agustus.
    Read More
  • 28

    Jul

    7 Hari Menjelang Ngabubur-IT

    Time is money! Ini hari jumat, dan seperti biasa ismi selalu telat. Jadwal agenda naik keatas, kabupaten Semarang, bukanlah waktu yang singkat untuk ditempuh. Biarlah hati saya ini bergejolak. Melawan getirnya takdir menjadi pemimpin. Diam satu-satunya cara, dan diam adalah cara terbaik untuk memotivasi mereka. Hari-hari saya selalu memposting suatu yang menarik. Ingat, tulisan saya dan dotsemarang selalu dipantau banyak orang. Ini bukan kisah yang pernah ditulis blogger bahwa menulislah dengan hati bukan dengan google. Jika menulis dengan hati, lebih baik anda menulis di buku diare atau lebih baik lagi di novel! Ini bukan kisah cinderella yang akan bahagia. Tapi kisah yang akan dibaca banyak orang. Blogger sekarang bukanlah tentang menulis diari tapi berbagi informasi yang bermanfaat. J
    Read More
  • 28

    Jul

    8 Hari Menjelang Ngabubur-IT

    Kerjasama! Mungkin itu yang bisa tergambar dalam waktu kurang lebih 9 hari menjelang kegiatan ngabubur-IT. Meski dengan keterbatasan personil, saya yakin, waktu 9 hari  pasti akan selesai pada waktunya. Ingat, masalah terbesar bukan pada waktu tapi pada kekompakan tim dan pemimpin. Ini cerita saya? Bulan puasa, tantangan terbesar umat muslim adalah menahan hawa nafsu. Begitu pula tantangan seorang blogger yang harus menggarap event yang bermanfaat bagi masyarakat. Dana sudah ditangan, bukan berarti saya dan amar serta Ismi bisa tenang. Ini bukan soal belajar berenang tapi bagaimana bersikap menerima kenyataan. Beberapa kali senyum tawa menghiasi lingkaran diskusi kami. Ismi yang masih berpuasa dan bahkan tak sahur masih bisa bersemangat menuju rumah. Jarak tempuh dari rumah dengan j
    Read More
-

Author

Search

Recent Post