• 27

    Mar

    Lagi, Ketemu Marketing yang Sebenarnya Bukan Bidangnya

    Hari ini saya ngetweet tentang ‘bekerja tak perlu passion’. Pemikiran ini didapatkan saat dijalan setelah melihat pameran gadget di salah satu mall di Semarang. Lagi, marketing yang beralasan ini tidak sesuai dengan jurusannya (lulusan). Dia adalah seorang wanita, manis dan berjilbab. Bukan, bukan mau pedekate. Saya selalu senang menyapa terutama wanita. Maklum, acara pameran kebanyakan wanita yang menarik untuk ditegur ketimbang laki-laki. Bagi saya, wanita selangkah lebih baik ketimbang pria saat berhadapan dengan konsumen. Termasuk kelebihannya dari sisi fisik seperti tubuh dan wajah. Gesturnya itu yang menggunakan perasaan membuat pengunjung yang tidak mau mampir jadi kepergok melirik-lirik dan akhirnya pasrah (tidak menjerit) diajak ke stan mereka. Obrolan saya sederhana
    Read More
  • 21

    Mar

    Saat Pelaku Media Sosial Datang Ke Semarang Mencari Peruntungan

    Gambar : Google Sepekan ini saya senang banget bertemu dengan orang-orang yang memahami media sosial khususnya blogger. Mereka datang dari luar kota dan mencoba peruntungan tentang kota Semarang. Semoga mereka senang dan betah. Mereka adalah pekerja yang menggeluti bidangnya masing-masing, khususnya bagian pemasaran atau marketing. Mereka orang-orang muda dan memiliki banyak pengalaman dari asal mereka sebelumnya. Ada yang bekerja dibidang telekomunikasi dan juga hotel. Terlepas dari cara pendekatan mereka terhadap saya, komunitas dan media sosial di kota Semarang, saya selalu terbuka terhadap siapa saja. Karena, mereka terkadang mengajarin kita tentang arti kekurangan. Berlatar belakang aktif di dunia digital tanah air, tentu mereka paham kegalauan orang-orang seperti saya terhadap akse
    Read More
  • 18

    Mar

    Mitos Tentang E-mail Marketing

    Gambar : Google Melanjuti postingan sebelumnya DISINI, kali ini saya ingin berbagi tentang sebuah mitos dari penerapan e-mail marketing. Mitos yang selalu menjadi ketakutan tapi bisa berubah jadi kelebihan. Anda seorang marketer? Berikut detailnya. Masih mengutip dari majalah yang saya beli ini, ada beberapa mitos tentang EM yang bisa meragukan keampuhan EM, diantaranya adalah : Judul subjek e-mail yang bermuatan promosi akan masuk ke folder spam. Faktanya, tidak. Perlu diketahui sebenarnya e-mail yang masuk ke folder spam disebabkan e-mail pengirim diidentifikasi mencurigakan oleh si engine/server penerima. Jangan khawatir, saat ini beberapa software EM sudah menambahkan antispam dan mempunya IP adrress yang terpercaya. Jadi, silahkan Anda membuat subjek e-mail dengan muatan penuh promo
    Read More
  • 17

    Mar

    E-mail Marketing: Tools yang Mendatangkan ROI Tinggi

    Gambar : Google Kadang jengkel juga lihat kotak pesan e-mail ada kiriman yang tidak tahu dari mana dan maksud tujuan jelasnya. Sebagian dikirim dari press release biasanya dan menginfokan berita untuk diangkat lewat website kita. Ah.. ini kenapa sih rutin banget. Saya nggak ngambek, kok. Hanya sedikit bingung, mengapa mereka mengirimkan e-mail tersebut kepada saya terutama dotsemarang. Yang dikirim juga bukan saya saja. Ada perusahaan berita raksasa Indonesia maupun Semarang diantaranya. Apakah ini efek tiap acara selalu mengisi e-mail dengan e-mail pekerjaan. Entahlah. Mengenal E-mail Marketing Minggu ini saya membeli majalah Marketing. Bisa dilihat DISINI review singkatnya. Saya beruntung, karena salah satu halaman HEADLINEnya ada membahas tentang Email Marketing. Gambar : Google Dis
    Read More
-

Author

Search

Recent Post