• 12

    Feb

    Trip Samarinda, Antara Keluarga dan Tantangan Ngeblog

    Akhirnya ada alasan juga untuk pulang ke kota Samarinda. Kota yang sudah ditinggal 2 tahun lamanya karena alasan ingin mandiri. Kini, sebuah perjalanan panjang sudah menunggu. Apakah ini tantangan untuk seorang blogger seperti saya? Tidak terasa 2 tahun belum pulang ke kota ini lagi. Setelah mengakhiri perjalanan lewat udara menggunakan Lion Air, Semarang ke Balikpapan dengan durasi 1 jam 47 menit, akhirnya saya tiba juga di bandara Internasional Sepinggan. Lama tidak pulang membuat saya pangling dengan kondisi bandara yang super keren ini. WOW, bandara Ahmad Yani milik Semarang rasanya tidak ada apa-apanya. Acara Pernikahan Alasan utama pekan ini pulang tentu adalah acara pernikahan keluarga besar dari sahabat dan saudara saya ini, Renjana Paradifa. Adik keduanya, wanita, akan melangsu
    Read More
  • 3

    Nov

    Resmi! Pindah Tempat Kerja

    Senang bisa menemukan sesuatu yang baru. Beradaptasi dan tentunya, suasana baru. November telah menggerayangi hari-hari yang baru. Entah, apa yang terjadi esok. Yang jelas pesan yang sering ada dibuku mengatakan, lakukan yang terbaik hari ini. Dan sekarang, saya resmi pindah tempat kerja. Setelah hari raya idul Adha, penghuni rumah pindah kerumah yang baru. Tak jauh jaraknya dari rumah yang lama. Berjalan 1 menit pun sudah sampai. Dengan kelebihan yang dimiliki rumah baru ini membuat penghuninya terkadang bangga. Tidak ada lagi tempat yang sempit sekedar duduk, makan dan ke kamar mandi. Konsekuensi Ini yang harus dibayar. Rumah megah yang dibangun tidak selalu menyenangkan. Ada konsekuensi yang harus dibayar dari luasnya ruangan tiap sudut. Seakan menambah daftar panjang apa yang harus d
    Read More
  • 18

    Aug

    Cerita Adik Kaka yang Beda Kota Tapi Tetap Terkoneksi Lewat Media

    Meski memiliki nama yang sangat mirip, Asmari dan Asmadi (adek), kami tetap berbeda. Dari segi wajah maupun tinggi badan *alah :D. Saya ingin mengabadikan tulisan adek saya yang ia ceritakan lewat akun instagramnya. Cerita yang membuat saya terharu biru membacanya. Silahkan klik disini untuk melihat aslinya atau dibawah ini. Beginilah wajah dua orang anak muda yang juga berstatus sebagai adik-kakak. Aku di samarinda, ia di Semarang. Meskipun berbeda pulau, kita tak mengendurkan percakapan atau sekedar saling sapa di media sosial. Di era digital yang terus berkembang, Semua terasa mudah. Dengan minat & kegemaran yang sama, yaitu berselancar di dunia digital. Kita juga kerap hadir bersama ditengah kerumunan kawan-kawan se-Nusantara yang hadir pada acara blogger. Walau memiliki kesamaan
    Read More
-

Author

Search

Recent Post