Karimunjawa benar-benar menjadi surga bagi para pecinta laut khususnya snorkling. Snorkling merupakan kegiatan berenang atau menyelam dengan mengenakan peralatan berupa masker selam dan snorkel. Dan biasanya dilakukan untuk melihat keanekaragaman dan keindahan bawah laut dengan menggunakan alat maupun tidak. Di karimunjawa, semua melakukannya. Seperti apa indahnya, intip tulisan saya dibawah ini

Deburan ombak sangat kencang hari kedua kami serombongan yang mengikuti tur wisata karimun jawa. Saya dan lainnya sudah menggunakan pengaman, baju pelampung, untuk menaiki perahu yang akan membawa kami ke beberapa pulau yang akan menjadi objek wisata bawah air.

Di mulai dari pulau kecil. Waktu tempuh hampir satu jam dari dermaga yang membawa kami serombongan dan rombongan lain untuk berwisata ke pulau ini. Mengapa kecil? Mungkin karena bentuk pulaunya yang kecil. Ditengah laut dan deburan ombak, ada kejadian kecil yang sangat paling saya benci. Kenapa harus kebelet disini. Bayangkan satu jam ditengah laut. Perasaan antara bahagia dan derita jika bisa saya katakan waktu itu.

Setelah tiba di pulau kecil, hal yang utama saya lakukan adalah cari tempat untuk buang air kecil. Kebiasaan! Keindahan pulau ini sudah bisa dirasakan dari bibir pantainya yang bening berwarna hijau. Pantai dengan pasir putih dan pemandangan indah lainnya.

Snorkeling,

Saya dan Ismi menjadi orang yang duduk manis di kapal. Bukan karna nggak bisa berenang (memang gk bisa!) yang jadi alasan utama, tapi saya punya misi lain untuk saya lakukan. Semua pada terjun ke bawah kapal. Bahkan anak kecilpun menikmatinya dengan beberapa ikan yang mendekatinya karena diberi makan berupa snack.

Lanjut makan siang di pulau tengah,.

Sama seperti pulau kecil, disini lebih berasa dan lebih besar dari pulau sebelumnya. Siang hari, kami menghabiskan aktivitas di pulau yang lumayan berpenghuni ketimbang pulau kecil yang tak ada aktivitas sama sekali. Di pulau tengah, ada warga yang berjualan disini.

Makanan yang udah dibawa akhirnya dibagikan satu persatu ke semua rombongan. Lega rasanya setelah aktivitas seharian menahan lapar. Tak ada kegiatan berarti disini karna kami singgah hanya untuk menyantap makan siang. Beberapa teman ada yang berfoto dan berisitirahat.

Menuju penangkaran Hiu di pulau menjangan besar


Waktu terus berlalu, rencananya kami serombongan akan pergi ke pulau gosong. Yah, dari namanya seperti unik dan serem. Tapi dikarenakan suasana yang tidak mendukung kami tidak jadi ke pulau ini. Saat kapal kami melewati pulau ini, yang saya lihat adalah sebuah daratan tanpa pulau, pohon dan sebaginya. Sama seperti lapangan luas yang berada di tengah laut. Benar-benar gak ada bentuk pulau.

Ombak masih saja menemani perjalanan kami. Sesekali menghampas kapal yang kami tumpangi dengan pukulan yang sangat besar. Hari ini memang ombak cukup besar. Meski saya khawatir, tapi saya percaya semua kru kapal ini sudah profesional menghadapi situasi seperti ini.

Akhirnya tiba di pulau menjangan besar. Setelah melihat jadwal yang diberikan saat pertama kali berangkat, aktivitas disini adalah melihat penangkaran hiu. Lagi-lagi saya hanya bisa melihat dan memotret setiap kejadian. Beberapa photo yang saya rekam dari hape saya.

Pulang ke karimun jawa

Semua puas dan saya juga sangat puas. Akhirnya kami semua rombongan kembali ke pulau karimun jawa. Oh ya, selama perjalanan hari kedua ini, kami tidak sendiri *rombongan #blonek, ada rombongan guru-guru dari sekolah Internasional di Bandung yang ikut liburan juga.

Itulah aktivitas di hari kedua saya dan rombongan. Yang suka snorkeling, karimun jawa memang sangat di rekomendasikan untuk teman-teman datangin. Berbagai keindahan alam baik laut maupun bawah laut cukup membuat teman-teman merasakan indahnya dunia.

Bersambung…


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • TwitThis