Berkomunitas itu harus Pake Hati
20 Juni 2012 oleh asmarie
Pada kenyataannya, mayoritas dari kita termasuk saya sendiri ini bekerja bukan dari hati, namun karena kewajiban. Bekerja dipandang sebagai kewajiban yang harus dilakukan. Jika ngomongin kewajiban maka di situ akan ada keterpaksaan.
Menggelitik rasanya saat saya menerapkan bekerja dalam sebuah komunitas. Padahal komunitas itu adalah sekelompok orang-orang keren, yah kalian itu keren, yang memiliki kepentingan sama. Karena kesamaan tersebut, mereka membentuk suatu wadah yang dapat mengakomodasi kepentingannya.
Wadah inilah yang disebut komunitas yang kemudian biasanya dikembangkan menjadi sebuah organisasi yang bertujuan untuk menguntungkan para anggotanya. Mensejahterakan dan setidaknya memiliki pulsa sehari-hari, itu yang saya pikirkan. Sayangnya, semua rekan saya kabur saat diberikan beban. Meski pakai hati! Akhirnya, anggota sebuah komunitas berkumpul hanya sebuah kewajiban dan keterpaksaan.
Unsur keterpaksaaan ini jika ditambah lagi dengan adanya target akan menjadi beban. Beban inilah yang akhirnya menjerumuskan anggota komunitas pada perpecahan atau kegagalan berkembangnya sebuah komunitas. Sudah berkali-kali saya merangkul dan berkali-kali saya mencoba. Tetap saja, mereka minta hati dan didengarkan lebih. Beban?
Yah, beban itu akhirnya memunculkan egoisme di sebuah komunitas. Padahal niatnya royal dan berdasar kerelaan untuk membantu. Jika sampai tahap ini, maka teman-teman yang berkomunitas sudah saatnya mulai memikirkan lagi apa tujuan komunitas itu dibentuk. Coba tanya ke setiap anggota, tahu nggak visi dari komunitas ini sendiri?
Nah sobat, jadi untuk tetap membangun keharmonisan dalam berkomunitas, kita harus menggunakan hati dalam berkomunitas bukan dengan pikiran apalagi otot. Meski harus makan hati! Jika memahami kelebihan sebuah komunitas pasti ingin memajukan komunitas dan mendapatkan banyak peluang untuk meraihnya. Semangat berkomunitas kawan.
Bagi saya berkomunitas bukan sekedar untuk berkumpul tapi memacu semangat untuk berbuat lebih, berpikir kreatif dan mandiri.
Salam blogger








Nama saya Asmari, Ingin tahu lebih lengkap tentang saya, silahkan baca profil lengkap saya 
gan, ane minta copy yh buat di gruop ane nii, tnang jj, ane cantumin juga kok url ente gan ..
tx ..
siang salam kenal mas
setuju….Berkomunitas itu harus Pake Hati mas
dan satu lagi mas ..pake CINTA jiahhhhh
sedappp hehehe
tengkiw
sukses ya
setuju>>>berkomunitas justru banyak positifnya juga loh hehehe
setuju…… sukses selalu
setuju , komunitas harus pakai hati
klo berkomunitas dengan hati ntarnya bisa lebih ngasih efek positif ke kitanya.. lagipula sekarang dah semakin banyak komunitas dan orang2 yg sadar berkomunitas.. hehe
Mari kita galakkan komunitas yang positif. Salam kenal gan. Fakta kematian 7 Jenderal Revolusi ditutup rapat-rapat oleh penguasa orde baru. Untuk mengetahui fakta sebenarnya silahkan klik SEJARAH YANG TERSEMBUNYI Semoga bermanfaat
yuks kumpul sama komunitas batik di jakarta , selain itu saya juga punya komunitas lainnya juga spt mural, biola,cello dll . kita bisa bikin program2x dng persatuan para komunitas
admin@jakartabatikcarnival.com
setuju , kalo tidak pake hati ntar jadinya hanya cari untung aja.
Mas.. boleh saya pakai sebagai acuan tujuan komunitas di web saya ga mas.. saya pakai sumber nya kok mas.. many thanks
berkomunitas juga harus pakai hati
thanks ya atas sharenya
http://www.louisvuittonfr2012.com
http://www.isabelmarantshoesshop.com
great! thank you very much!
berkomunitas harus mengerti kekurangan dan kelebihan dari anggota komunitasnya
SEGALA YANG PEKE HATI MEMANG AKAN TERASA RINGAN