Blogger wajib memiliki keterampilan (Part II)
14 Juni 2012 oleh asmarie
Itu masalah saya kini. Tenang saja, saya masih bersemangat kok. Kan ide membangun komunitas ini dimulai dari saya, jadi saya juga yang harus menggerakkannya. Oke! kembali ke persoalan utama seorang blogger yang kebingungan dengan apa yang dikerjakannya.
Keterampilan. Yah, keterampilan! Itu yang saya katakan berkali-kali dengan rekan-rekan saya baik di KOS maupun diluar jam kerja. Baik untuk divisi manajemen maupun komunitas. Mengapa sih harus memiliki keterampilan dan kreatifitas?
Anda sudah bekerja di komunitas saya, jika yang ada lakukan sama halnya dengan anda bekerja di perusahaan yang memiliki nilai lebih tinggi, maka saran saya silahkan bekerja di perusahaan tersebut.
Yang memberi gaji, tunjangan atau kelayakan dan fasilitas lebih daripada kerja bersama saya. Daripada buang-buang waktu nggak jelas.
Sama-sama depan komputer, sama-sama memiliki jam kerja, sama-sama berpakaian rapi dan sama-sama memiliki kepentingan untuk memajukan tempat anda bekerja. Tapi, cara saya beda.
Anda bekerja ditempat saya, anda harus yang memimpin diri anda sendiri dan rekan-rekan lainnya. Bukan diperintah oleh saya. Anda harus memiliki ide, keterampilan dan kemauan keras. Jika tidak! Baik anda pergi dari tempat saya jika anda tidak bisa berubah.,
Keterampilan adalah ilmu praktis yang dimiliki oleh setiap orang untuk mempertahankan hidup. Namun sayangnya, tidak semua bakat (kemampuan dasar) yang kita miliki dapat dikembangkan secara sempurna.
Hal ini tidak terlepas dari pengaruh iklim dan budaya pendidikan yang mewarnai masyarakat seperti kita. Semua orang masih membanggakan bahwa sekolah adalah satu-satunya jaminan kesuksesan untuk bertahan hidup.
Padahal kejadian sesungguhnya, sekolah itu sering kali mematikan bakat dan kreativitas anak didik dengan pemaksaan kurikulum.
Kemampuan dasar atau bakat itu harus dimengerti dan dipahami baik oleh kita sebagai pemilik bakat maupun lingkungan yang memberikan lingkungan iklim kondusif bagi bakat kita untuk tumbuh dan berkembang.
Jika lingkungan tidak mendukung, maka diri kita sendiri yang harus mencarikan tempat hidup bagi bakat dan kemampuan dasar kita.
Sebab, keterampilan inilah yang akan menjamin kehidupan kita selanjutnya, bukan ijazah!
Jadi, yang harus anda dan saya catat adalah keterampilan apapun yang kita miliki, pasti akan dibutuhkan oleh manusia lainnya. Syaratnya hanya satu, yakni keterampilan itu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang banyak.
Itulah harapan dan keinginan saya. Sekali lagi, keterampilan hanya sekedar keterampilan jika tidak menghasilkan sesuatu dari keterampilan itu. Jika tidak bisa, maka berkaryalah!
Hasilkan sesuatu, sebuah produk yang dibutuhkan masyarakat dari keterampilan anda! Keterampilan direalisasikan ini yang akan mendatangkan rejeki bagi kita nantinya.
Kesimpulan :
Nah, sahabat blogger yang ada di Indonesia. Pengalaman saya yang ada di komunitas mengajarkan saya bahwa memiliki keterampilan dalam diri seorang blogger itu sangat penting terutama saat anda berada dalam komunitas.
Persoalannya selalu sama jika tak ada blogger yang tergerak untuk memaksimalkan keterampilannya. Komunitas akan berhenti sejenak alias vakum, rasa kebersamaan ilang karena jarang kumpul. Kata semangat hanya ada di awal kemudian menghilang.
Sebagian dikutip dari buku seni menjual dengan hati
Semoga bermanfaat.
The end
salam blogger

**Baca sebelumnya, jika ingin tahu lebih lengkapnya disini







Nama saya Asmari, Ingin tahu lebih lengkap tentang saya, silahkan baca profil lengkap saya 
oh begitu yah, kalo komunitas juga bisa di jadikan bekerja yah.
yang juga diperlukan adalah kekhususan dari blogger…. hingga bisa survive dan tidak bersandar dari komunitas, namun menghidupkan komunitas
setuju sekali, ketrampilan yg direalisasikan akan mendatangkan rejeki
Excellent and wonderful read! Your article is the best one I have learnt, and it has helped me. Keep doing that.