#blonek Jogjaah (Jogjakarta)
23 Februari 2012 oleh asmarie

Bisa nggak yah tagar blonek (#blonek) dijadikan trending topik di Indonesia? Sekelumit itu mudah namun dilakukan sulit juga. Saya dan kawan-kawan dotsemarang sedang melakukan perjalanan menuju Jogja. Ditemani musik jogjakarta, malam yang begitu gelap dan membuat kantuk terasa lebih romantis. Seperti apa sih perjalanan ke Jogjaah yang menguras banyak tenaga itu?
.
Saya, Choky, Amar, Thia, dan Ismi adalah dotter’s yang ikutan #blonek. Lelah, sumpah itu yang terasa di badan setelah sebelumnya ngelarin acara #kelasblog edisi terakhir. Berangkat dari Semarang pukul 6 sore, sebanyak 5 manusia yang memiliki dua jenis kelamin ini, pria dan wanita, terpaksa mengikuti perjalanan ke Jogjaah. Tujuannya hanya satu JAGONGAN MEDIA RAKYAT 2012.
.
Apa sih itu? Jadi, kata empu website yang punya Jagongan media rakyat adalah Forum untuk membagi pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan dalam mengelola informasi dan mengorganisasi masyarakat. Forum ini juga merupakan pertemuan bagi semua pihak untuk saling berjejaring dan melakukan gerak bersama di masa depan.
Nanti deh, diceritakan bagaimana disana.
Berangkat dengan membawa mobil. Lebih mahal dari biaya biasa #blonek, lampu mobil juga mati dan lupa ganti oli, saya benar-benar nekat ke Jogja. Malam yang panjang hanya ditemani cahaya lampu dan suasana pohon serta suasana gelap gulita. Pombensin menjadi rumah kedua setelah mobil. Wajah kusut dan bahagia terpaksa para #blonek hanya bisa diabadikan lewat patungan uang untuk membeli bensin. Yah, jogja lebih cerah pagi ini rupanya.
Mencicipi alun-alun Magelang
Begitu kantuknya, terpaksa saya beberapa kali nyantol di pombensin sekedar menghilangkan kantuk sesaat. Bukan #blonek namanya jika tanpa persiapan. Di dalam mobil, kita-kita sampai membawa bantal dan kasur serta kebutuhan hingga berhari-hari meski uang sangat tipis.
.
Magelang kota kembang, gerbang pertama yang kita lewatin. Alun-alun yang indah dan kini lebih keren daripada Simpang lima membuat saya ingin sekali menikmati tempat ini. Di tengah alun-alun ternyata ada taman yang ada pohonnya. Rupanya ada 3 wanita yang memakai jilbab yang cakep2. Dengan alasan sederhana, mereka dan kita bisa akrab dalam hitungan menit. yah, tips utama dekatin wanita hanya modal spike.
.
Lanjut perjalanan, setelah menikmati makan malam di alun-alun Magelang, kita menuju Jogja. baru kali ini, berangkat ke jogja lebih dari 4 jam. Yah, dampak rasa lelah tadi dan terpaksa berhenti istirahat di pombensin. Pukul 12 malam, dengan mata kunyup, akhirnya tiba di jogja. Suasana yang kata di lagu, kembali ke jogja, begitu romantis.
.
Senang, bahagia kini harus bercampur dengan rasa ketakutan. yaaaahh.. di Jogja, lupa kalo ada jalan forbiden. Udah tahu satu jalur, kita malah nerobos masuk. Untung gak ada polisi. Haha… saya dan #blonek hanya ngekek dan gak tahu harus berbuat apa. *liat wajah ismi yang polos.
Tips #blonek - manfaatkan pertemanan
Jika kalian adalah penguasa jagat dunia maya. jangan sampai gak punya teman yang ketika diminta bantuan gak ada. Kalo hebat di dunia maya tapi gak punya teman sama aja pembohong. Nah, itulah yang kita lakukan di Jogjah. memanfaatkan pertemanan. Beruntung kita memiliki teman yang ada di Jogjah. Rumahnya menjadi rumah kita alias kita ikut numpang disana. hehehe
.
Tulisan ini saya tulis dengan memaksimalkan waktu di pagi hari saat bangun setelah perjalanan. Gak lebih dari 30 menit dan maaf jadinya tulisannnya jadinya kurang maksimal. yang jelas #blonek itu KEREN. Tunggu cerita selanjutnya ….
.
Salam #blonek (blogger nekat)







Nama saya Asmari, Ingin tahu lebih lengkap tentang saya, silahkan baca profil lengkap saya 