Akhirnya tiba juga di negeri yang terkenal dengan gajahnya ini. Negeri yang hampir mirip dengan bangsaku ini, tidak ada perbedaaan bahkan waktunya pun hampir sama dengan Jakarta. Saya tiba di bandara Internasional Phuket. Bandara yang dikatakan tersibuk pertama di Thailand setelah bandara Suvarnabhumi di Bangkok. Seperti apa disana? Saya mau berbagi cerita sedikit tentang liburan kali ini. Sangat menarik dan sangat unik tentunya.
.
Satu jam perjalanan dari bandara menuju hotel tempat penginapan kami. Yah, kami. Saya dan dua adik kandung saya (Diaz Ananta & Karina Delftya) dan sahabat adik saya. Liburan di awal februari menjadi agenda tak terduga bagi kami bertiga sebenarnya. Namun, jenuhnya kota Semarang, membuatku meng-iyakan ikut liburan ke pulau yang ada di Thailand ini.
.
Beberapa hari disana, saya menemukan sesuatu yang sangat unik dan berbeda dari negara saya. Angin malam yang menghembus kota ini yang hampir mirip dengan Bali tak ayal menjadi surga bagi wisatawan mancanegera. Yang pernah ke Bali, pasti tahu bagaimana rasanya.
Mall
Saya mulai dari mall yang ada. Semua bangunan melebur menjadi satu. Sebenarnya tak ada bedanya dengan yang ada di Indonesia, tapi karena menjadi satu inilah, akses ke mall yang ada sangat mudah. Disini, mata saya mulai melihat keunikan tersendiri. Baru kali ini melihat mal yang isinya tukang pijit semua. Kebanyakan sih pijit wajah atau facial. Bahkan mirip di mangga dua yang dimana malnya seluruh isinya adalah barang-barang elektronik. Disinipun begitu juga, mal ini malah hampir tiap sudut ada tukang pijit.
Parkir Motor
Jalan-jalan disini, saya menyempatkan menyewa kendaraan roda dua alias motor. Banyak masyarakat disini memanfaatkan rental (penyewaan) sebagai mata pencarian mereka. Mulai dari mobil dan motor serta lainnya. Sambil menikmati sore yang indah, motor yang dipacu oleh adik saya, berkali-kali berhenti di beberapa tempat. Uniknya, tiap berhenti kita nggak pernah bayar parkir termasuk di mal sekalipun. Berbeda dengan di Indonesia. Yang tiap jam makin bertambah harganya
My family : Diaz, Karin dan Difa
Sawaddi
Kata pertama yang saya pelajari disana. Itu artinya selamat pagi. Masyarakat disini yang hidupnya sudah bergantung dengan wisatawan ini memang tak begitu fasih dengan bahasa Inggris. Namun, ketika saya menggunakan bahasa Inggris yang terbata-bata, mereka cukup mengerti rupanya. Dari situlah saya diberitahukan cara mengucapkan selamat pagi di sana. Sawaadi, Selamat pagi.
Bilyar number hits
Setiap penginapan disini ada tempat bilyar, dan itu laris. Itulah kesan yang saya dapatkan disini. Hobi saya yang suka dengan bola warna-warni memang sangat luar biasa. Ada kenikmatan tersendiri ketika bermain bilyar. Disini, dimanfaatkan benar oleh para penyedia tempat penginapan. Bagaimana di Indonesia? Sepertinya nggak semua ada permainan dan termasuk olahraga tangan ini.
No Kecap
Apakah kalian suka menikmati makanan dengan kecap? Jika iya, maka kalian harus membawa sendiri ke sini. Karena disini tidak ada kecap. Entahlah apa yang menjadi alasan mengapa kecap ditiadakan disini. Bukan ditiadakan tapi tidak ada yang menggunakannya untuk makanan.
Plat putih jadi plat umum
Saya sampai sekarang masih terheran-heran denga kota Semarang yang masih jarang sekali memperbolehkan plat putih beredar. Jika ada, bisa dihitung. Bila plat putih pada kendaraan di Indonesia bermakna kendaraan tersebut masih baru, maka disana sangat berbeda. Plat putih adalah plat umum yang biasa digunakan. Indonesia, plat hitam
Masjid = masjid
Beberapa kali berbicara dengan masyarakat disana, ternyata untuk menyebutkan tempat ibadah umat muslim disana hampir mirip dengan yang ada di Indonesia yaitu masjid.
Cari ATM mudah
Saya sangat terbantu dengan adanya ATM disini. Bahkan untuk menukar uang disini lebih murah dan mudah ketimbang money changer. Kurs nya lebih sesuai, mengingat tiap sudut kota selalu ada tempat-tempat yang menyediakan layanan tukar uang.
Boy Like Girl (Waria)
Beberapa hari sebelum keberangkatan, saya nonton film Hangover 2 dimana syutingnya di negara Thailand. Disitu diperagakan bagaimana wanita-wanita yang sejatinya pria tersebut begitu cantik-cantik. Dan ketika berjalan-jalan di negara ini, akhirnya saya membuktikannya sendiri. Mereka ada dimana-mana, hampir setiap hari, dan mereka disana memang dibolehkan untuk bekerja artinya kehidupan mereka disana sangat legal.
Boxing day
Suara dibelakang memekik telinga saat berjalan melintasi jalanan kota yang hampir tak beda dengan Bali ini. Yah, disini sangat terkenal dengan olahraga Boxing. Suara yang memekik telinga tersebut adalah promosi dari kejuaraan yang dipentaskan buat acara malam harinya. Uniknya, mereka menggunakan kendaraan roda dua untuk berkeliling di jalan sambil beradegan tinju.
Sambal disana tidak ada yang pedas
Satu hal yang paling saya nggak suka adalah sambal tapi tanpa sambal makanan menjadi hambar. Saya sering berkata demikian, namun selalu dikhianati oleh kata-kata sendiri. Yah, ternyata saya memang penyuka sambal. Untuk menu makanan disini memang sangat beragam dan unik-unik. Tapi ada yang lebih unik disini, ketika menyantap makanan dengan sambal, kok rata-rata sambal-sambal disini nggak ada yang pedas. Yah, kultur memang mempengaruhi peradaban tiap negara rupanya.
.
Nah, itulah perbedaan yang saya temukan di negara ini. Menarik dan sangat unik tentunya. Sekarang, biarkan saya berenang sejenak. Menatap bibir pantai dihembusan ombak yang mendayu-dayu. Seksi dan meningkatkan hasrat lelaki saya. Thailand mengajarkan saya bahwa dunia ini begitu indah. Masih banyak negara yang ingin saya kunjungin. Nice trip and thanks
.
nb : Sumber cerita dari Renjana Paradifa (my brother) yang lagi liburan tengah pekan kemaren.
![]()
.
** Memetik kisah dan berbagi cerita
Sumber Foto : @diazanantaputra (Canon)









asik kayaknya ya, ntr klo udah sukses kita liburan kesana rame-rame ya..
[Reply]
asmarie Reply:
Februari 10th, 2012 at 08:30
oke, mari kita atur sobat
[Reply]
keren trip reportnya.
Jadi pengen ke thailand
[Reply]
asmarie Reply:
Februari 10th, 2012 at 08:34
hehe.. yuk kapan2 kita jalan bareng
[Reply]
jadi pengen datang ke sana
[Reply]
Eddie B Reply:
Februari 9th, 2012 at 15:40
Kami ada condo di Narathiwas,tentu lbh mrh dp hotel .silahkan hub kami di 085718174857 pak Eddie
[Reply]
asmarie Reply:
Februari 10th, 2012 at 08:38
Terimakasih udah memberi info
[Reply]
Kurang lengkap ceritanya. Gimana dengan entertainment yang lain. Plis d, gak usah jaim gitu …
[Reply]
asmarie Reply:
Februari 10th, 2012 at 08:53
sabar.. tulisan ini bukan untuk menggali entertainnya
terimakasih
[Reply]
Sebenarnya ada kecap di Tahiland, tapi kecap asin, kecap manis engga ada. Makanan pedas-nya silahkan coba Somtam kalau suka pedas pasti suka.
Sawadee krub (cowo) Sawadee ka (cewe) adalah salam yg dapat digunakan kapan saja, sama seperti “halo”
Dan betul, di sini waria bisa diterima bekerja sebagai waria, banyak dijumpai di mall atau resto. Dan juga di sini cowo2nya suka bergaya, terutama gaya rambut-nya, topi pasti engga laku disini. Bahkan banyak juga cowo2 yg pake bedak + pensil alis (cape deh..), ini mungkin ada hubungannya dengan salah satu dewa yg mereka sembah (silahkan googling sdri
)
Untuk entertainment, khusus-nya utk para cowo pasti seneng disini, bar-bar nya banyak yg menampilkan “penari2″ dan yg kerennya dijagain polisi lagih… jadi aman dah… hehehe…
[Reply]
asmarie Reply:
Februari 10th, 2012 at 08:50
nah, ini rekomendasi dan informasi yang dicari teman-teman
terimakasih udah berbagi
[Reply]
huhuiiii…gimana dengan ‘hiburan’nya.. gampang ditemuin kah
[Reply]
asmarie Reply:
Februari 10th, 2012 at 08:58
silahkan baca rekomendasikan teman :
” Untuk entertainment, khusus-nya utk para cowo pasti seneng disini, bar-bar nya banyak yg menampilkan “penari2″ dan yg kerennya dijagain polisi lagih… jadi aman dah… hehehe…”
[Reply]
Thailand..
emm..bedanya apa ya?
di sana jg marak korupsi kah?:D
#eh warianya cantik eew
[Reply]
asmarie Reply:
Februari 10th, 2012 at 08:54
cantik2 malah
wah, blum nanya sama pemerintah sana
[Reply]
gemerlap-ge,erlapnya ga jauh beda tuh kayaknya sama Indonesia. tapi tetep keren bo’
kapan yah ke sana??? *mikir*
[Reply]
asmarie Reply:
Februari 10th, 2012 at 08:59
yuk, kapan nanti kita baren2
[Reply]
buat iri aja,,jadi pengen kesana,,hemmh,,lucu ya,,,gak ada kecap,,berarti harus persiapan bawa dong,,hehehe,,,
[Reply]
asmarie Reply:
Februari 10th, 2012 at 09:00
hehe.. kata komentar teman diatas ada ternyata
” Sebenarnya ada kecap di Tahiland, tapi kecap asin, kecap manis engga ada. “
[Reply]
Wah.. kayaknya salah besar kalo sambal di thailand gak pedas….
belum ada apa-apanya lagi pedasnya cabe di indonesia di bandingkan dengan thailand. Gak cukup jalan2 dalam hitungan hari terus buat penilaian :p
[Reply]
asmarie Reply:
Februari 10th, 2012 at 09:05
wah, saya cuma berbagi pengalaman bukan memberi penilaian
[Reply]
wahh.. emg seru banget kehidupan di phuket..mau banget ksana lagi.. dan yang paling wajib itu nyebrang ke phi-phi island atau phanga bay…
dan bedanya dengan indonesia.. pantainya bersihh banget, pdhal banyak wisatawan disana
[Reply]
asmarie Reply:
Februari 10th, 2012 at 08:49
terimakasih udah share disini
yang belum tahu, rekomendasi ini sangat bagus nih
[Reply]
Jalan menuju neraka emang indah2 kok !!!
Hmmm… prihatin..
[Reply]
asmarie Reply:
Februari 10th, 2012 at 08:48
waduh,, berbagi aja masih ada yng kritik
semoga ini bukan untuk menjadikan perdebatan
hanya informasi saja
[Reply]
jadi sebenernya kamu ke Thailand apa gak tho Ri?
[Reply]
asmarie Reply:
Februari 10th, 2012 at 08:46
saya nggak ke thailand. hehehe
yang ke thailand, saudara saya smua
[Reply]
jadi pengen keliling dunia..
ngekhayal dulu ah..!!
[Reply]
dithailand yg pasti ga ada preman cacing ma tukang minta2..dan yg pasti aman sentosa..indo..jauh banget
[Reply]
Belum pernah euy ke Bangkok, pas mau kesana keburu gak mood gara2 banjir kemarin. Baca tulisan ini jadi curious lagi nih. Trims,
Http://blogs.unpad.ac.id/eddynurmanto
[Reply]
Orang Thailand sangat disiplin beda dengan Indonesia,bersih dan tak perlu ditegur mulu! Pedagang juga gak pernah memaksa membeli dagangannya begitupun restauran apalagi tukang taxi di bandara! Kita bebas milih taxi dan masuk restauran yang kita pilih!
Tapi awas dengan penjual batu-batuan mulia, bisa kena tipu kalau tidak hati-hati……., dan berteman dengan orang Thai, sangat jarang terjadi!
[Reply]
asmarie Reply:
Februari 10th, 2012 at 08:45
wow.. begitu yah
terimakasih udah berbagi disini
[Reply]
liburan yang sangat mengesankan…
[Reply]
waawwhhhh,, sempat mampir ke kota pataya gan?…
katanya tempat yang menyenangkan disana… ahhahaa..
nice posting gan,nanti kalo da waktu ma doku maen aaahh ksana..
[Reply]
asmarie Reply:
Februari 10th, 2012 at 08:41
wah.. blum sepertinya
oke deh. nanti kta kesana
[Reply]
weleh, boro-boro keluar negeri bro, keluar pulau jawa aja belom pernah neh…….
[Reply]
asmarie Reply:
Februari 10th, 2012 at 08:40
hehe.. mari me list daftar untk kesana
[Reply]
info bagus
[Reply]
yang jelas masyarakat sana sangat welcome sama turis asing. dan banyak souvenir nurah meriah yang bisa dibeli. coba bayangin souvenir yang khas jakarta, gantungan kunci misalnya……adanya cuman di Sarinah…..udah gitu mahal pula……temen2 tentu tau kan souvenir gantungan kunci khas singapura yng terkenal itu……coba Jakarta punya kayak gitu…….kan lumayan buat jadi peluang usaha
[Reply]
kalau indonesia negara kepulauan, sedangkan negara thailand tidak..
[Reply]
asmari Reply:
Februari 10th, 2012 at 14:45
lho, kan kota ini berbeda dengan bangkok, ada di pulau juga
[Reply]
perbedaan yang sangat bagus…………………
[Reply]
Tak kirain kamu yang habis dari Thai.. kalo misaliya iya, siap2 nodong oleh2 haha … “Ngelist daftar mimpi lagi ahh” ==> Dots Goes To Internetional
[Reply]
asmari Reply:
Februari 10th, 2012 at 14:43
haha.. hayuk.. siap2 dah nyiapin paspor
[Reply]
wah asyik juga nih jalan2 ke thailand
[Reply]
jadi pingin ke sana….
[Reply]
Kalau ke Bangkok, jangan lupa mampir ke PatPong atau Soi Cowboy di Sukhumvit…….., PatPong, hemmm atraksinya seru-seru tapi ada atraksi gak bisa dikunjungi sembarang orang atau cewek! Bila masuk Patpong sediakan uang recehan 20baht untuk tip dan jangan lupa mampir Pasar Malam disampingnya, disini, walau berdampingan dengan rumah bordil tapi aman dan tentram belanja, pokoknya orang Thai itu patuh aturan dan disiplin!
[Reply]
jadi inget dulu pernah bilang, mungkin ga ya dotters bisa keluar negeri, semoga kita bisa. amien
[Reply]