Pagi hari ini gw harus melawan yang namanya waktu dan sifat emosi manusia. Jam 6 pagi buat gw adalah sangat siang untuk memulai aktivitas. Belum bersihin rumah, siap-siap ke kampus ataupun tugas yang belum selesai karena tadi malam badan ini terlalu lelah untuk bekerja. Sambil mengingat pesan difa tadi malam, gw gak tega bangunin doi jam 6 pagi. Yaudah gw bergegas menuju ke kamar mandi. 30 menit selesai juga akhirnya, terlalu lama deh rasanya. “astaga sudah jam 7 kurang 10 menit”,sahut gw dengan tergesa-gesa.
Kurang lebih 15 menit gw sudah sempurna, badan harum dan pakaian rapi siap menuju kampus. Tapi masih ada yang kurang, tugas persentase gw lum selesai ternyata. Yaudah tak ambil pusing, gw mulai menyalakan laptop dan menyelesaikannya. Masih ada waktu 30 menit sebelum menuju ke kampus. Iseng-iseng gw mulai buka internet. Pertama-tama yang gw buka adalah detiksport.com. Tak usah lama-lama, gw sudah melihat disisi pojok terdapat iklan dari blogdetik. Iklan tersebut adalah Nadz Hope Blogging Contest. Asyik ni, ada lomba lagi, segera meluncur ke TKP, gw menemukan tulisan yang berbunyi seperti ini:
“hei heiii…d’bloggers… ikutann Nadz Hope Blogging Contest yukss….!! Ini program bakal seru lho… soalnya yang ngadain aku sendiri, disupport ama blogdetik. Nantinya aku bakalan ngajak kamu semua buat cerita tentang petualangan wisata alam yang pernah kamu alami dan ceritanya seru banget buat diposting di blogdetik kamu.”*postingan dari blog Nadine.
Wah seru ni, sambil mengasah skill tulisan gw yang selalu kandas di meja redaksi blogdetik tanpa memenangkan apapun setiap mengikuti kontes. Hmmm….sayang otak gw masih kepikiran tugas persentase buat kuliah.
Setelah pulang kuliah, dalam perjalanan gw kembali teringat dengan kontes yang diadakan Nadine barusan. “apa ya yang harus gw lakukan untuk mengikutin kontes,” otak gw berpikir tanpa henti padahal masih dalam perjalan naik motor. Sesampai di rumah, gw men-istirahatkan otak gw ini biar bisa bekerja kembali. Banyak sekali gangguan untuk mengkosongkan otak gw ini dengan tidur. Mulai SMS ataupun telpon gak jelas. 1 jam terlewati, kepala gw agak mendingan. Dan Ide itu tiba-tiba sangat jelas keluar dari otak pintar gw ini. “BUMI AYU”, setahun lebih kemaren gw pernah mengarungi kota kecil ini bersama Andrew dan Amar (anak @con). Daripada berpikir jauh-jauh mencari ide, gw mao menceritakan bagaimana keindahan kota yang terkenal dengan bahasa ngapak ini.
…
Bumiayu adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Indonesia. Bumiayu merupakan pusat aktivitas masyarakat di bagian selatan Kabupaten Brebes seperti Tonjong, Sirampog, Bantarkawung, Salem, dan Paguyangan. Kecamatan ini berada di daerah dataran tinggi, dan dilalui jalur transportasi utama Tegal-Purwokerto, serta jalur kereta api Jakarta-Cirebon-Purwokerto-Yogyakarta-Surabaya.
Di Bumiayu terdapat Pasar Wage, yaitu pasar yang hanya buka setiap lima hari sekali menurut hari pasaran Kalender Jawa. Di kota Bumiayu, sebagian besar masyarakat Bumiayu memiliki mata pencaharian sebagai pedagang. Kawasan perdagangan kota Bumiayu yang membentang dari Talok hingga Jatisawit. Pasar di Bumiayu adalah Pasar Talok, Pasar Bumiayu, Pasar Majapahit, dan Pasar Jatisawit. *itu sekilas tentang Bumiayu yang gw dapatkan dari Wikipedia.
Sebagai mahasiswa rantau, gw dan Andrew mao merasakan yang namanya kota-kota yang ada di Jawa Tengah, karena gw sendiri berasal dari Kalimantan dan Andrew berasal dari Sumatra. Kebetulan sekali, Amar teman sekelas gw berasal dari jawa, tepatnya Bumiayu. Mulai deh menyusun rencana buat berlibur ke tempat tinggal doi.
Dengan bermodalkan uang seadanya(bolak-balik pulang) dan berharap dapat makan gratis dan tempat tinggal di rumah Amar, kami bertiga memulai perjalanan gila ini. Naik kereta di stasiun Poncol dan membutuhkan waktu kira-kira 4 jam, kami akhirnya sampai juga di Tegal. Loh ko Tegal, bukannya Bumiayu? Kalau ke Bumiayu kita harus naik bis kira-kira beberapa jam gitu.
Sayang banget perjalanan ini sudah mendekatin malam, dan bis yang menuju ke Bumiayu bakalan gak menerima wajah-wajah kumuh dan lesu kita. Oh ya, di Tegal kita juga punya teman yang tinggal di kota yang terkenal dengan Warteg nya ini, walaupun begitu di tegal jarang banget yang namanya Warteg. Pemuda yang mirip vokalis hijau daun ini adalah khafidz, teman satu kelas juga di kampus kita.
“Mending kita menginap malam ini di tempat tinggal khafidz”, sahut Amar.
“Boleh juga!!” gw ma Andrew hanya bisa berkata seperti itu.
Eits..cerita ini bukan tentang kota Tegal jadi kita langkahi saja cerita di malam kota Tegal dan langusng menuju pagi harinya. Di pinggir jalan, kita sudah menunggu bis jurusan Bumiayu. Banyak bis yang hanya lewat begitu saja, tapi hanya satu bis yang kita butuhkan untuk mengangkut pemuda-pemuda yang polos ini. Pedeeee…..emang. Dengan pedenya, kami sudah berada di bis meninggalkan khafidz sendirian di pinggir jalan.
Beberapa jam kemudian (mungkin 2 jam) kita sudah mendarat mulus di kota kecil ini. Sumpah benar-benar kecil ni kota, bisa dibayangkan bagaimana dari ujung ke ujung hanya sedikit keramaian yang ada. Di kota ini, kita menginap sekitar 4 hari. Hari pertama kita langsung menuju tempat temannya Amar, bukan ke tempat tinggal orang tuanya. Kenapa ya?? Entahlah
![]() |
| From BUMI AYU - liburan |
Hari pertama, kita hanya berada di sekitar rumah temannya amar yang melebur menjadi satu dengan warnet. Kemudian hari ke 2 kita menuju ke rumah Amar yang sesungguhnya. Amar yang terbilang anaknya baik dan lugu ini sangat terkenal ternyata. Banyak masyarakat yang menyapa doi, bahkan anak-anak kecil tak sungkan memanggilnya. Tapi anehnya, doi dipanggil dengan sebutan Kodok. Itulah sekilas sejarahnya kodok berawal..hahaha
Setelah berkenalan dengan keluarga Amar, terutama ibu-nya, kita langsung menuju kamar yang sudah di persiapkan beberapa saat tadi. Ibunya banyak bercerita tentang kehidupan di kota Kecil ini. Dan juga ibunya Amar bercerita bagaimana beliau bekerja di pasar dengan berjualan. Sungguh cerita yang memilukan, gw jadi teringat mamah di Kalimantan.
Hari ke tiga inilah yang gw tunggu-tunggu. Kita menuju sebuah lokasi pariwisata yang indah alamnya. Mengapa kita menuju kesana, karena letaknya yang berada di puncak gunung maka suasana pemandangan hijau yang ada di bukit ini begitu indah. Selain pemandangan,tempat pariwisata ini ternyata dijadikan tepat perkebunan kopi dan teh.Selain itu, kita disuguhkan dengan adanya gua Jepang dan air terjun. Sungguh keajaiban alam *haha…dengan rasa puas sambil ber foto-foto mengabadikan tiap momen.
Kalau yang pernah ke Bogor melihat puncak dan juga lokasi perkebunan Stroberry, maka disini kurang lebih seperti itu. Suasana dingin embun yang disebabkan awan yang menyelimuti gunung ini membuat tubuh ini menggigil kedinginan. Tapi itu hilang dalam beberapa menit karena alamnya, dan juga kita bisa melihat luasnya langit dari ketinggian disini.
Tapi tunggu dulu, sebelum kesana bukanlah hal yang mulus semulus tangan Nadine, banyak rintangan yang harus dilewatin ternyata. Diawali dengan naik angkot dalam beberapa saat kita sudah sampai tujuan. Tapi itu belum, untuk menuju lokasi tersebut kita diharuskan naik ojek. Waduhh..berabe ni.hahaha…
Ya, namanya juga dengan bermodal pas-pasan, kita bertiga naik dengan satu ojek. Waduh, pantat gw ada geli-geli yang merasuki tubuh saat badan teman-teman gw mulai menyentuh tubuh gw. Apaan tu???hihi…Sungguh perjalanan menuju gunung tersebut sangat jauh dan juga sangat berbatu-batu, maklum jalannya sedang diperbaikin.
![]() |
| From BUMI AYU - liburan |
Akhirnya, sampai juga. Wow..mantabbbb dah. Pemandangan ini membuat perasaan lelah kita menjadi hilang. Sungguh terbayar dan gak sia-sia kita berada di kota ini. Pemandangan hijau berseri ini, sungguh membuat perasaan kita selalu bahagia. Ibaratkan seorang anak yang terlahir baru ke dunia. Ada juga gowa Jepang disana, sayang gowa tersebut terkeunci oleh pintu besi yang memberitahukan bahwa kita dilarang masuk. Kata Amar, “ kalao hari libur pintunya terbuka, kita bisa memasuki setiap lorong”. Jadi pengen, sayang impian itu tak terwujud.
![]() |
| From BUMI AYU - liburan |
Hari itu emang bukannya hari libur sehingga sepi pengunjung. Kalau boleh dibilang lokasi ini sebenarnya adalah pabrik teh ternyata. Tapi mengapa keindahan ini belum ter-ekpos oleh pemerintah kota ini sendiri, apa karena lokasi pabrik kopi atau karena kurangnya promosi. Sebelum terjawab semua pertanyaan itu, barusan ini gw sudah membuka website resmi kota Bumiayu di http://www.bumiayu.web.id.
Di portal tersebut malah tempat rekreasi dan pariwisata masih kosong ternayat, *saat link di klik halaman yang terbuka tidak ada. Maka dari itu sudah seharusnya pihak pemerintah setempat bisa memanfaatkan keindahan kota ini tentunya. Hmm…coba Amar kerja di Pemerintahan setempat, bisa gak ya dia memajukan kota nya. *semangat
![]() |
| From BUMI AYU - liburan |
Selain itu beberapa tempat wisata di Bumiayu diantaranya: Telaga Ranjeng dan Goa Jepang. Pemandian air panas Paku Jati dan Buaran. Goa Jepang sendiri telah kita datangin lo, tu barengan dengan perkebunan teh tadi. Pada waktu zaman revolusi tahun 1950-an, Bumiayu dikenal sebagai pusat/markas TNI-AD untuk menumpas pemberontakan DI/TII yang ada di daerah Kecamatan Salem.
Tokoh terkenal dari wilayah ini ialah Yahya Ahmad Muhaimin (mantan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia).Sebetulnya masih banyak tokoh-tokoh lain yang banyak berkiprah ditingkat nasional baik sipil maupun militer, namun sayang tidak terdokumentasikan. Tokoh Yahya Muhaimin lebih tepat sebagai mantan menterinya Gus-Dur yang lahir di Bumiayu dan belum ada kontribusinya yang signifikan dalam sejarah pergerakan rakyat Bumiayu maupun pembangunan Bumiayu. Bumiayu sangat layak untuk menjadi kabupaten sendiri. Dari berbagai aspek historis,politik-sosial-budaya-ekonomi dan posisi georafis. Yang menjadi persoalan belum ada tokoh yang negarawan yang memperjuangkan berdirinya kabupaten Bumiayu. Banyak kepentingan kekuasaan yang tarik-ulur berebut peluang kekuasaan seandainya menjadi daerah otonom kabupaten Bumiayu.
![]() |
| From BUMI AYU - liburan |
Waduh, ceritanya udah 3 lembar..cukup banyak juga ternyata. Dan pegal juga ni tangan serta otak. Yang pasti, Bumiayu memberikan kesan mendalam terhadap kita semua, bahwa masih banyak kota yang dengan keindahannya belum terjamah dan dimanfaatkan pihak-pihak terkait yang dapat menaikkan pemasukan buat Kota ini. Terima kasih kepada keluarga dan sahabat-sahabat Amar yang cukup ramah member tempat tinggalnya dan makanannya. Hehe…trims sekali lagi
Foto-foto lainnya. klik disini















Panjangnya ocehanmu,mpe cape’ mbacanya..
kayaknya tempatnya bagus as,mau deh ksana tapi ga da duit, bayarin as ongkos kesana PP..hahay..
[Reply]
You have a fun life,i think!!!:)
[Reply]
hikz hikz…
jd ingat perjungan kta wktu itu sob,
mpenark ojeg ber4 ma tukang ojeg’x stu mtr,
hahaha…
thx dh dimuat’x my small city is bumiayu di blog n-te sob.
good luck jg buat n-te sob….
slam jg buat andrew,
kgn w ma kalian,
hehehe….
azz: yup..siipp
[Reply]
sipz!!tempate kyak e keren..jdi pengen k cana,,
salam kenal aq blogger Kediri..
azz: Yup, Ok..ntr di coba
[Reply]
nice post
lam knl
[Reply]
keren tempatnya
[Reply]
seger liatnya.. mataku jadi ijo…
[Reply]
[...] Saat saya beberapa hari berkunjung ke blog kawan-kawan dari dblogger yang mengikuti kontesnya “Nadine” sampai dengan kawan-kawan lintas blogger yang lain khususnya mereka yang sering bercerita tentang kisah wisata mereka yang di kupas tuntas di blog pribadi mereka, bahkan ada juga kawan-kawan blogger yang membuat blogg mereka memang secara khusus membahas dan berisi tentang seluruh wisata-wisata yang ada di seluruh Indonesia yang pernah dia jelajahi, sebut saja misalnya blog Jelajah Wisata INI. Selain Blog tersebut, saya juga mencatat beberapa blog yang saat ini sedang mengikuti contest Nadine yang mengangkat tentang wisata alam Indonesia, ini menurutku sangat luar biasa dalam ikut berperan mempromosikan wisata dan kekayaan alam di Indonesia. Mereka antara lain adalah sebagai berikut : Ivan Batara, Maznoer, leonaurelius, Ndan, Rofiul, Yang Putri, Resu, Satpam Bobo, Agusta, Pien, Indoboards, >>>> [...]
Azz: tankz banget
ini yg namanya mata ijo bukan karena duit, tapi karena daun
salam kenal, dan silahkan mampir ke blog saya
azz: blognya mana alamatnya
[Reply]
Very outstanding site.
The info here is really valuable.
I will tell my friends.
Cheers
[Reply]
Aku sebagai orang bumiayu jadi bangga ..hhhee lam kenal yach
[Reply]
Ipul….wah ada orang bumi ayu disini
hehe..semangat bro
[Reply]
mantap….cerita yang bagus, salam kenal dari cahbumiayu yan lain
[Reply]
Mf: yohaa….salam knl jg
[Reply]
aku juga lahir di karang jati Bumiayu dekat candi Pancurawis yaitu makam kyai Pancurawis sais kereta Amangkurat I dan kudanya waktu perjalanan dari Mataram ke Batavia. aku seorang militer seperti Bapakku. pernah bertugas di Australia shg waktu lahir anak kedua aku namakan AUSSIE, komboja dan Yugoslavia
[Reply]
kula nggih lairipun wonten tlatah perdikan Bumiayu ngandap redi Slamet rikolo samanten jaman penumpasan DI/TII,saniki kulo imah imah wonten Jakarta Timur. SD nipun saking Pungkuran kulon Distrik Kidul Brug kali erang. Pos mudik Gang Bermas BMA.salam kenal saderek sadoyo
[Reply]
Bumiayu pancen oyye, nyong wong Bumiayu sing urip nang Cibingbin, kab,Kuningan,Jabar…nyong kangen karo sekabehane nang Bumiayu… salam kenal bae…
yups..salam knl juga
hehe
[Reply]
bumiayuuu…….I miss u…..
pgen plang k bumiayuuu….
moga ja bumiayu makin k dpan mkin baekkkkk ….
AMIENNNNNNNNN…..
yaaa…aminnn
[Reply]
OaLAaaah kayaknya tempat’y enk nui…
Jd pngn k sna.
Oia katanya sekarang udah dresmikan pemda jd tempat wisata, kira2 lo ke situ tarif masuknya berapa ya?
Lam knl
[Reply]
Assalamu’alaikum,
salam kenal karo inyong, wong pojok, wetan sakalibel sing saiki manggon ning bandung, dudu bandung dage… tapi bandung asli…
mampir ya ning blog ge inyong,
http://www.aslibumiayu.wordpress.com
[Reply]
yap, thanks before ya, aku emang mau cari tempat rekreasi disana, cuma emang transportasi harus ditingkatkan and ciri2 khas oleh2 juga ya, mudah2an beberapa tahun kedepan bumi ayu jadi tempat rekreasi andalan jangan cuma baturaden yang terkenal
[Reply]
Kang salam kenal ya sesama blogger bumiayu aja kelalen mampir nang bloge cah Paguyangan ya
http://gemilangblogs.blogspot.com/2010/01/asal-usul-bumiayu-antara-legenda-dan.html
mayuh pada rame2 ngangkat pariwisata Bumiayu
Angger tertarik bisnis PTC mampir bae
http://ptcgemilang.tk/
oke kang salam cah Paguyangan
[Reply]
Cuma modal klik bisa olih duit…??
mampir bae nang …
http://ptcgemilang.tk/
cah bumiayu Asli
[Reply]
Bumiayu mmg byk tmpt pariwisatanya seperti; PERKEMBUNAN TEH KALIGUA,TELAGA RANJENG,CIPANAS PAKUJATI&BUARAN,WADUK PENJALIN,JURUG PERENG DLL.Tp Sayang pariwisatanya tdk di gali secara optimal seperti di kab.bms dan kab.tegal.Jd Kami masyarakat bmy sgt setuju apabila bmy jd KABUPATEN Sendiri Saja.Sy warga jatisawit wetan gili blok pos kamling MENDUKUNG…..PENUH KABUPATEN BUMIAYU.HIDUP ZHAT-PUSH….
[Reply]
heru Reply:
Juni 18th, 2011 at 12:14
Saya bangga sebagai orang BUMIAYU yg menggais rez’Q di Jakarta,
kota kecil yg terindah banyak menyimpan memory masa kecil qu.
Oooh…inggin rasanya pulang kampung aqu juga warga jatisawit wetan gili
salam2x untuk Kamal/Bondot tolong didik generasi ZHATPOESH agar menjadi
orang2x yg punya masa depan lebih dari kita segalanya.
By : Merru Veteran ZhatPoesh
[Reply]
Asik banget ni pemandanganya..
seru abizz
[Reply]
salam kenal mas aku cah paguyangan aja kelalen mampir nang bloge aku..!!!
http://thedreaminstitut.tk/
[Reply]
Bumiayu my in love..salam kedamaian wat anak”bomeareyou,,kususe sing ning kalierang..
Uyeeeacchh,,,peace
[Reply]
Blog yang bagus, salam kenal, saya juga wong Bumiayu, alumni SMA Islam T. Huda. Kunjung balik ya di http://www.blog,ardansirodjuddin.com, terima kasih
Sama-sama.. saya udah mmpir ke blognya.. bagus..
[Reply]
Tjo, die Dinge konnen manchmal wirklich trivial sein. Besten Dank fur die Erlauterungen
[Reply]
Salam kenal mas aku cah bumiayu, aja kelalen mampir maring bloge aku
http://thedreaminstitute.tk/
Suwun…!
[Reply]
aku juga orang Bumiayu asli nih, tepat nya di Jatisawit jalan H. Yasin, emang banyak kenangan yang indah dari kota kecil indah dan sekarang sudah mulai macet , salam kenal untuk semua terutama dari bumiayu.
[Reply]
nbsp;asmarie.blogdetik.com is cool
pudzianowski thompson zakłady bukmacherskie
[Reply]
aku lahir dklo taraban saiki uripe nang klaten,
semoga taraban semakin sukses pembangunan desanya
[Reply]